Memilih Garam Beryodium, Jangan Asal Asin!

Mengurangi konsumsi garam sebagai salah satu cara diet memang penting. Namun bukan berarti Anda tidak mengkosumsinya sama sekali bukan? Apalagi mineral yodium berperan penting dalam pembentukan hormon thyroid untuk mengatur mekanisme pengontrolan energi. Kekurangan mineral yodium dapat menyebabkan penyakit Hypothyroidism dengan gejala keletihan hebat, lambat berpikir, depresi, dan naiknya berat badan. Tetapi memilih garam beryodium memang gampang-gampang susah. Umumnya garam sudah terbungkus rapi dan kita tidak dapat menentukan kandungan yodium dengan hanya melihat atau mengecap rasanya.

Maka dari itu, perlu dilakukan uji yodium dengan tiga tetes cairan “Iodina test.” Namun cairan uji tersebut tidak tersedia di pasaran bebas. Selain itu, mana mungkin Anda akan melakukan uji yodium pada saat membeli garam di pasar atau supermarket? Berikut ini adalah tips-tips praktis memilih garam yang beryodium:

  1. Pilihlah garam yang dikemas dan berlabel “Garam Beryodium”, dengan nomor MD atau SP dari Dinas POM, dilengkapi isi dan berat kemasan, mengandung yodium minimal 30-80 ppm (jika tercantum), dan terdapat jelas nama produsennya.
  2. Pilihlah kemasan garam yang rapi dan tidak rusak.
  3. Pilihlah garam yang berwarna putih dan kering, tidak yang lembab atau basah.
  4. Belilah garam yang Anda butuhkan sedikit dahulu (kemasan kecil) untuk dicoba di rumah. Kalau perlu pilihlah beberapa merk, sebagai panduan dalam pembelian garam selanjutnya.
  5. Hindarilah memilih garam bata atau briket apalagi yang tidak dikemas, kecuali telah Anda uji pada setiap bagian (luar dan dalam).
  6. Apabila sudah dilakukan uji yodium terhadap merk tertentu, pembelian selanjutnya tidak perlu lagi dilakukan uji.
  7. Pilihlah garam dalam kemasan kecil agar penyimpanan di rumah tidak terlalu lama, untuk menghindari proses pelembaban akibat terbukanya kemasan.

Mudah-mudahan tips di atas dapat membantu dalam memilih garam beryodium yang berkualitas baik, sebagai upaya pencegahan timbulnya masalah gangguan kesehatan akibat kekurangan yodium.

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: