Hati-hati dengan Peliharaan Anda

Kamis, 5 Juni 2008 | 10:20 WIB

MEMELIHARA binatang kesayangan adalah bagian dari hobi serta gaya hidup yang masih bertahan hingga kini. Ada yang gemar memelihara binatang jinak seperti ikan, burung, ayam, kucing, hamster atau kelinci, namun ada pula yang memilih jenis yang menantang dan berisiko besar seperti ular, anjing galak atau heman lainnya.

Jinak bukan jaminan
Dengan merebaknya isu flu burung,  ketakutan Anda terhadap hewan unggas belakangan ini, memang sikap yang cukup wajar. Namun, sadarkah Anda bahwa selain burung dan ayam, masih terdapat begitu banyak hewan jinak di sekitar kita yang membahayakan kesehatan Anda? Beberapa hewan berikut hanyalah sedikit contohnya:

Hindari air yang berbahaya
Anda yang gemar bercanda dengan lohan atau arwana kesayangan sebaiknya lebih berhati-hati. Sebuah penelitian di Australia menemukan bahwa ikan –lewat kotorannya– bisa menghasilkan bakteri salmonella (penyebab gangguan pencernaan) hingga lebih dari setengah akuarium yang ditempatinya.  Oleh sebab itu, cucilah selalu tangan Anda setelah melakukan kontak dengan ikan-ikan tersebut.

Sebaiknya, jangan meletakkan akuarium di lokasi yang berdekatan dengan ruang makan, dan bila memungkinkan, buanglah air kurasan di luar ruangan dam dapur, kata Heather Bair-Brake, DVM, Dokter hewan dari Centers for Disease Control and Prevention.

Di balik manisnya kucing dan anjing

Sadarkah Anda bahwa dua jenis hewan peliharaan yang paling umum ini ternyata selalu membawa-bawa cacing pita di dalam tubuhnya? Parasit dengan mobilitas yang tinggi ini bisa menular melalui kontak fisik. “biasanya kulit yang terserang akan memerah dan bersisik,” kata Dr Bair-Brake. Selain harus menjaga kebersihan tangan, Anda juga perlu memonitor kondisi kesehatan anjing atau kucing kesayangan Anda tersebut. Segeralah bawa ke dokter hewan jika Anda melihat adanya tanda-tanda iritasi atau kebotakan di sekujur kulit dan tubuhnya.

Jangan memerah terlalu keras
“E coli adalah bakteri kebanyakan bisa di jumpai di dalam usus hewan ternak seperti kambing dan sapi,” jelas Dr Bair-Brake. Jauhkan anak-anak saat Anda sedang memerahnya, peganglah dot dan botol dengan benar, lalu gunakan gel antiseptic untuk membersihkan tangan tersebut segera begitu Anda selesai memerahnya.

Sumber : kompas

1 comment so far

  1. RRj on

    thanks.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: