SEKS PASCA KANKER PROSTAT

Menurut National Cancer Institute,Amerika Serikat, sekitar 219 ribu pria setiap tahun didiagnosa menderita kanker prostat dan hampir separuh dari
angka itu mengalami pengangkatan kelenjar. Sebuah penelitian yang dihelat pada tahun 2005 memperlihatkan bahwa setahun setelah operasi, 97 persen pasien mampu untuk mencapai tahap “cukup kuat untuk penetrasi.” Namun, akhir tahun lalu, George Washington University dan New York University menyebutkan bahwa hanya kurang dari separuh pria yang telah dioperasi merasakan kehidupan seks sEKs pasCa KanKER pRosTaT mereka kembali normal pada jangka waktu setahun. Nah, mana yang benar? Sayangnya (lagi): DUA-DUANYA BENAR. Bagaimana bisa? Beberapa variabel memberi pengaruh besar: tipe pasien, aktivitas seks sebelum operasi, dan yang paling penting adalah definisi impotensi yang digunakan oleh para dokter. Pasien yang tidak pernah menggunakan obat penguat sebelum operasi memiliki 85 persen peluang memperoleh kembali ereksinya setelah 18 bulan pasca operasi. Sementara pria berumur atau yang menggunakan obat ereksi sebelum operasi akan sulit pulih. Sementara itu, variabel definisi impotensi-lah yang sering menumbulkan salah pengertian. Pasien menganggap ketidakpuasan seks setelah operasi sebagai impotensi, sementara bagi mata dokter, kemampuan ereksi sampai tahap “cukup kuat untuk penetrasi” sudah merupakan suatu keberhasilan.

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: