NYERI OTOT USAI LATIHAN? PERTANDA BAIK ATAU BURUK?


Ketika bangun pagi setelah workout cukup keras, bagaimana kondisi otot-otot Anda? Jika terasa baik-baik saja, mungkin Anda malah bertanya, tepatkah latihan yang telah Anda lakukan? Kalau terasa nyeri, Anda bertanya apakah latihannya terlalu berlebihan? Jawabannya bisa diketahui dari tubuh Anda sendiri: karena otot merupakan indikator terbaik. Semua perbaikan fungsi otot dipicu oleh proses stressing dan recovering. Kebiasaan joging dengan jarak dan kecepatan yang sama dari hari ke hari, membuat otot Anda tidak menguat dan daya tahan juga tidak akan meningkat. Kalau hari ini Anda berlatih cukup berat, maka otot akan mengalami pembakaran dan terasa panas. Hari berikutnya, otot Anda terasa sakit dan memerlukan waktu untuk sembuh. Ilmuwan menyebutnya sebagai DOMS -delayed onset muscle soreness. Teori menjelaskan kerusakan otot memicu sel tubuh untuk melepas zat cytokines yang meningkatkan aliran darah ke area yang sakit. Jika pelaku olahraga membiarkan rasa nyeri hilang sebelum rutin berlatih lagi, maka serat otot akan membesar dan meningkat jumlahnya. Sebaliknya, jika nekat berlatih tanpa menunggu nyeri hilang, serat otot akan tercabikcabik, melemah, dan menjadi cedera-lah Anda.

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: