Indonesia Paling Korupsi ke 3

JAKARTA,RABU – Survei Political and Economic Risk Consultancy (PERC)  dari 1.400 usahawan asing terhadap 13 negara Asia, menunjukkan Indonesia menempati urutan ketiga sebagai negara yang paling korupsi dalam aktivitas ekonominya, setelah Filipina dan Thailand.

Berdasarkan survei yang dilakukan pada Januari- Februari itu, Singapura dan Hong Kong menjadi negara yang paling kecil tingkat korupsinya.

Indonesia, menurut PERC yang mendapatkan nilai 7,98 dari 10 sebagai yang paling korupsi, sebenarnya sudah membuat kemajuan selama Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Namun persepsi terhadap pelayanan publik sebagai lahan subur korupsi masih kuat. ” Badan pemeringkat internasional dan domestik memang sudah menaikkan peringkat keuangan Indonesia, berdasarkan upaya pemerintah  memberantas korupsi, tapi malasal korupsi masih sangat serius,” sebut PERC.

Sementara itu  berbagai lembaga swadaya masyarakat (LSM) menilai, turunnya peringkat Indonesia dari yang kedua paling korupsi menjadi urutan ketiga, bukanlah sesuatu yang membanggakan. Karena pada faktanya, praktek penanganan korupsi di Indonesia justru memalukan apalagi dengan peristiwa tertangkapnya Jaksa Urip Tri Gunawan dalam penyelesaian kasus dana BLBI.

Menurut Deputi Direktur Yayasan Sains Estetika dan Teknologi (STET), Agus Sudibyo ada gap yang terlihat antara hasil survei negara indikasi yang terjadi di Indonesia. “Kemajuan itu sebenarnya tidak terjadi, tapi justru makin merambah kemana-mana. Mungkin saja ini, merupakan indeks persepsi dari 1400 pengusaha asing yang disurvei tapi tidak menunjukkan bagaimana sebenarnya penanganan korupsi di Indonesia,” ujarnya dalam pernyataan sikap menanggapi hasil survei majalah itu, mengenai peringkat korupsi 13 negara di Asia, di Jakarta, Rabu (12/3).

Sementara Anung Karyadi dari Transparansi Indonesia, menyebutkan tahun 2007 sebenarnya indeks persepsi korupsi di Indonesia menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. “Korupsi di lembaga-lembaga yang sangat penting, benar-benar sudah di luar batas,” ujarnya.

Anung menambahkan dari tahun 2005 hingga 2007 menurut survei Global Corruption Barometer (GCB), lembaga-lembaga yang terus bercokol di peringkat 4 besar dengan tingkat korupsi tertinggi adalah partai politik, parlemen, lembaga peradilan dan polisi. “Paling urutannya saja yang tiap tahun berubah, ada tugas yang sangat penting sebenarnya bagi SBY untuk lembaga-lembaga ini, apalagi lembaga-lembaga penegakan hukum,” ujarnya.

Daftar negara yang paling korupsi sampai yang yang paling kecil tingkat korupsinya berdasarkan survei PERC :
1. Filipina 9,00 (tahun lalu 9.00 juga)
2. Thailand 8,00 ( tahun lalu 8,03)
3. Indonesia 7,98 (8,03)
4. China 7,98 (6,29)
5. Vietnam 7,75 (7,54)
6. India 7,25 (6,67)
7. Taiwan 6,55 (6,23)
8. Malaysia  6,37 (6,25)
9. Korea Selatan 5,65 (6,30)
10. Macau 3,30 (5,18)
11. Jepang 2,25 (2,10)
12. Hong Kong 1,80 (1,87)
13. Singapura 1,13 (1,20)

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: